Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Aceh Utara Mengikuti Launching Program Jumat Sehati dan Jumpa Berlian Secara Daring

Plt.Kasek Bawaslu Aceh Utara_Abdurrahman

Ketua H. Syahrizal, Kordiv. SDMO Pendidikan dan Pelatihan Iskandar, Plt. Kasek Abdurrahman beserta dengan Jajaran Sekretariat Bawaslu Aceh Utara. Dalam Rangka mengikuti Launching Program Jum'at Sehati dan Jumpa Berlian Secara Daring. Di Sekretariat Bawaslu Aceh Utara. Syamtalira Aron. Jum'at, (1/8/2025).

Aceh Utara, Badan Pengawas Pemilihan Umum-Dalam rangka optimalisasi kinerja Bawaslu meluncurkan program  "Jumat Sehati" dan "Jumpa Berlian" demi memperkuat budaya kerja yang sehat, berintegritas, dan peduli terhadap lingkungan. Yang Diikuti oleh Bawaslu Provinsi, dan Kabupaten/Kota Se-Indonesia. 

Anggota Bawaslu Herwyn JH Malonda menyampaikan Kita ingin membangun Bawaslu yang tidak hanya kuat secara kelembagaan, tetapi juga humanis, sehat, bersih, dan hijau. Kita ingin Bawaslu hadir bukan hanya saat pemilu, tetapi juga menjadi lembaga yang dekat dengan rakyat dan peduli terhadap kehidupan masyarakat,” katanya saat memberikan sambutan peluncuran Gerakan Jumat Sehati dan Jumat Berlian di Kantor Bawaslu Kabupaten Bogor, Jumat (1/8/2025).

Herwyn mengatakan "Program Jumat Sehati mengajak seluruh jajaran Bawaslu untuk menjaga keseimbangan antara tubuh yang sehat dan hati yang kuat,"

Dalam kesempatan itu, diya menjelaskan filosofi logo program tersebut. Siluet orang berlari, kata dia, melambangkan semangat aktif dan kesiapan menjaga demokrasi.

"Bentuk hati di latar belakang mencerminkan pentingnya kekuatan moral dan integritas dan matahari terbit memberi simbol harapan baru dan semangat di hari Jumat pagi," ungkapnya.

Lalu, lanjut dia, warna hijau dan oranye menandakan harmoni, kesegaran, semangat, dan optimisme. Sementara itu, kata Herwyn, Jumpa Berlian merupakan akronim dari JU - MPA - BER - LIAN, yang masing-masing bermakna: JU: Jujur, MPA: Menanam, Pelihara, dan Amankan. Lalu, BER: Bersih, LIAN: Lingkungan dan Alam Nyata.

"Logo Jumpa Berlian sarat makna, mulai dari berlian berbentuk hati sebagai simbol integritas dan kepedulian, hingga tangan memegang daun sebagai representasi tanggung jawab terhadap alam," tegasnya.

Kemudian, warna biru dan hijau melambangkan profesionalitas dan komitmen terhadap keberlanjutan, sedangkan lingkaran cahaya mencerminkan kolaborasi yang terus menyala dalam pengawasan partisipatif.

Menurutnya, program tersebut menegaskan Bawaslu tidak hanya bertugas mengawasi proses pemilu, tetapi juga memiliki peran dalam membina masyarakat dan menjaga lingkungan hidup.

Herwyn berharap, peluncuran kedua program tersebut guna memperkenalkan gerakan budaya kerja baru yang tidak sekadar menjadi rutinitas, namun menyentuh aspek jasmani, moral, sosial, dan ekologis dari seluruh insan pengawas pemilu.

Anggota_Bawaslu RI_Herwin JH Malonda

 

Humas Bawaslu Kabupaten Aceh Utara/SAF