Bawaslu Aceh Utara Ikuti Diskusi Publik Novel “Dibalik Kotak Suara”, Bahas Demokrasi dalam Sastra dan Sastra dalam Demokrasi
|
Lhoksukon – Bawaslu Kabupaten Aceh Utara mengikuti kegiatan Diskusi Publik Novel “Dibalik Kotak Suara” dengan tema “Demokrasi dalam Sastra, Sastra dalam Demokrasi” yang dilaksanakan secara daring melalui kanal Zoom Meeting, Senin (05/10/2026).
Kegiatan tersebut diikuti dari Sekretariat Bawaslu Kabupaten Aceh Utara, Syamtalira Aron, bersama jajaran Bawaslu lainnya dari berbagai daerah di Indonesia. Diskusi publik ini juga diikuti oleh mahasiswa serta masyarakat umum sebagai bagian dari ruang edukasi dan dialog mengenai demokrasi melalui perspektif sastra.
Bertindak sebagai keynote speaker, Anggota Bawaslu Republik Indonesia, Dr. H. Puadi, S.Pd., M.M. Sementara itu, narasumber dalam kegiatan tersebut adalah Badrul Munir, penulis Novel Dibalik Kotak Suara.
Diskusi semakin menarik dengan kehadiran sejumlah panelis dari jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota, yaitu Zulfadhli, Anggota Bawaslu Kabupaten Aceh Utara; Abdul Muis, Anggota Bawaslu Kabupaten Lombok; serta Abdul Halid, Anggota Bawaslu Kabupaten Serang.
Melalui diskusi tersebut, peserta diajak melihat demokrasi tidak hanya sebagai proses politik dan kepemiluan, tetapi juga sebagai bagian dari kehidupan sosial dan budaya masyarakat. Sastra menjadi salah satu medium yang dapat merekam realitas demokrasi, menyampaikan pengalaman masyarakat, sekaligus membuka ruang refleksi terhadap berbagai dinamika yang terjadi dalam kehidupan demokratis.
Kehadiran jajaran Bawaslu Kabupaten Aceh Utara dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan dan perspektif dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu. Pemahaman terhadap demokrasi melalui berbagai pendekatan, termasuk sastra, diharapkan dapat memperkaya cara pandang dalam membangun komunikasi publik dan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya partisipasi dalam kehidupan demokrasi.
Diskusi publik ini juga menjadi ruang pertemuan antara penyelenggara pemilu, penulis, akademisi, mahasiswa, dan masyarakat untuk bertukar gagasan mengenai demokrasi dan berbagai persoalan yang menyertainya.
Dengan adanya kegiatan tersebut, Bawaslu Kabupaten Aceh Utara diharapkan terus dapat mengembangkan pendekatan yang edukatif, komunikatif, dan partisipatif dalam menyampaikan nilai-nilai demokrasi kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi penyelenggaraan pemilu dan proses demokrasi ke depan.
Bawaslu Kabupaten Aceh Utara berkomitmen untuk terus mendorong pengawasan partisipatif serta membangun ruang-ruang dialog yang dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap demokrasi, kepemiluan, dan pentingnya keterlibatan publik dalam mengawal proses demokrasi yang transparan dan berintegritas.
Humas Bawaslu Kabupaten Aceh Utara